Orientasi instrumental nisbi adalah konsep yang digunakan dalam sosiologi untuk menjelaskan pola orientasi dan perilaku individu dalam hubungannya dengan tujuan-tujuan dan norma-norma sosial. Konsep ini pertama kali diperkenalkan oleh Herbert Blumer, seorang sosiolog Amerika, sebagai bagian dari teori Interaksionisme Simbolik.
Orientasi instrumental nisbi menekankan bahwa individu cenderung memandang dan mengevaluasi tujuan-tujuan dan norma-norma sosial secara relatif, tergantung pada nilai-nilai, kepentingan, dan konteks sosial mereka. Dalam kata lain, mereka melihat tujuan-tujuan dan norma-norma sebagai instrumen atau alat yang dapat digunakan untuk mencapai kepentingan dan keinginan mereka sendiri.
Sebagai contoh, individu dengan orientasi instrumental nisbi mungkin melihat pendidikan sebagai alat untuk mencapai tujuan-tujuan ekonomi, seperti memperoleh pekerjaan yang baik dan penghasilan yang tinggi. Mereka mungkin tidak sepenuhnya menghargai nilai-nilai pendidikan itu sendiri, seperti peningkatan pengetahuan dan pengembangan pribadi. Tujuan mereka adalah untuk menggunakan pendidikan sebagai alat untuk mencapai tujuan ekonomi mereka.
individu dengan orientasi instrumental nisbi juga dapat mengubah perilaku mereka tergantung pada konteks sosial yang berbeda. Mereka mungkin berperilaku secara berbeda di tempat kerja, di rumah, atau di masyarakat, tergantung pada tujuan dan kepentingan mereka dalam konteks tersebut. Mereka mungkin menyesuaikan perilaku mereka untuk memaksimalkan keuntungan atau manfaat yang mereka peroleh dari situasi tersebut.
Orientasi instrumental nisbi juga dapat berdampak pada bagaimana individu memandang norma-norma sosial. Mereka mungkin melihat norma-norma sebagai alat yang dapat digunakan untuk mencapai kepentingan mereka sendiri, dan mereka cenderung melanggar norma-norma tersebut jika dianggap menghalangi tujuan mereka. Misalnya, individu dengan orientasi instrumental nisbi mungkin melanggar norma-norma etika dalam bisnis jika mereka percaya bahwa melakukannya akan memberikan keuntungan finansial yang lebih besar bagi mereka.
Namun, penting untuk dicatat bahwa orientasi instrumental nisbi tidak berarti bahwa individu sepenuhnya mengabaikan nilai-nilai sosial atau norma-norma. Mereka masih bisa menghargai dan mematuhi norma-norma tertentu jika dianggap berguna atau relevan untuk mencapai tujuan mereka. Namun, mereka memiliki kecenderungan untuk mengevaluasi norma-norma tersebut dalam konteks kepentingan pribadi dan relatif terhadap tujuan mereka sendiri.
Orientasi instrumental nisbi memberikan pemahaman yang lebih luas tentang bagaimana individu memandang tujuan-tujuan dan norma-norma dalam masyarakat. Konsep ini mengakui bahwa individu memiliki kepentingan, nilai, dan tujuan yang berbeda-beda, dan perilaku mereka cenderung dipengaruhi oleh faktor
Rabu, 06 September 2023
Orientasi Instrumental Nisbi Adalah
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Arsip Blog
- Oktober 2023 (93)
- September 2023 (727)
- Agustus 2023 (744)
- Juli 2023 (656)