Senin, 28 Agustus 2023

Orang Yahudi Dan Nasrani Tidak Akan Ridho

Pertanyaan tentang apakah orang Yahudi dan Nasrani akan meridhoi atau tidak, tergantung pada apa yang dimaksud dengan ridho. Jika kita mengacu pada konsep ridho dalam Islam, maka tidak tepat untuk mengatakan bahwa orang Yahudi dan Nasrani tidak akan meridhoi. Sebab, konsep ridho dalam Islam mengacu pada hubungan antara manusia dengan Tuhan, bukan hubungan antara manusia dengan manusia.

Menurut ajaran Islam, semua manusia adalah sama di hadapan Tuhan, dan setiap orang memiliki hak yang sama untuk mendapatkan ridho-Nya. Oleh karena itu, tidak benar untuk mengatakan bahwa orang Yahudi dan Nasrani tidak akan meridhoi. Sebab, Allah tidak melihat suku, agama, atau kebangsaan, namun hanya melihat kualitas hati seseorang dan amal perbuatannya.

Namun, jika kita mengacu pada sejarah dan hubungan antara umat Islam dengan umat Yahudi dan Nasrani, maka memang terdapat sejarah konflik dan perselisihan antara ketiga agama tersebut. Sejarah tersebut meliputi konflik politik, sosial, dan agama, yang telah terjadi selama berabad-abad.

Konflik ini seringkali dipicu oleh perbedaan keyakinan dan praktik keagamaan yang berbeda, serta adanya kepentingan politik dan ekonomi yang saling bertentangan. Namun, harus diingat bahwa konflik ini tidak mewakili pandangan seluruh umat Islam, Yahudi, atau Nasrani. Ada banyak umat dari ketiga agama tersebut yang hidup secara damai dan saling menghormati.

Pada dasarnya, Islam mengajarkan toleransi dan saling menghormati terhadap umat dari agama lain. Dalam Al-Quran, Allah SWT berfirman, ‘Dan janganlah kamu melawan orang-orang yang tidak memerangi kamu di dalam agama kamu dan tidak mengusir kamu dari negeri kamu, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas’ (QS. Al-Mumtahanah: 8).

Dalam hadits, Nabi Muhammad SAW juga mengajarkan untuk berlaku adil dan toleran terhadap umat dari agama lain, ‘Siapa saja yang menzalimi seorang yang berada di bawah perlindunganku, atau mencela atau mengurangi haknya, maka ia akan menjadi lawanku pada hari kiamat’ (HR. Abu Dawud).

Oleh karena itu, seharusnya kita tidak memandang sebelah mata atau menuduh bahwa orang Yahudi dan Nasrani tidak akan meridhoi. Kita harus memperlakukan semua manusia dengan adil dan toleran, tanpa melihat agama, suku, atau ras. Kita harus berusaha untuk hidup secara damai dan saling menghormati, serta membangun kerja sama yang konstruktif untuk mencapai tujuan bersama yang positif.
Anak Perempuan Penyabar